Friday, 25 November 2011

MUHASABAH MAAL HIJRAH...

Di awal tahun baru hijrah,
Ku sujud menghambakan diri pada-Mu,
Hati terus merintih mengenangkan dosa lalu,
Kotornya diri dengan maksiat dan noda,

Lemahnya jiwa berdepan dengan dunia,
Lalainya diri dari mengingati-Nya,
Astaghfirullahal 'adzim....
Banyaknya kekurangan diri,
Ampuni hamba-Mu ini Ya Allah.

Aku sedar,
Jiwa yang tandus taqwa,
Terdorong lakukan apa sahaja,
Sanggup menentang arus kehendak Ilahi,
Yang difikir hanyalah untuk kepuasan diri,
Maka, pabila dosa telah larut,
Gelaplah hati, kotorlah jiwa, murunglah diri,
Itulah fitrah sang pendosa,
Yang leka dari pencipta-Nya.
Namun, bila iman hadir di jiwa,
Mata hati mula bekerja,
Baru kusedar, betapa diri jauh dari-Mu Tuhan,
Asyik sibuk untuk dunia,
Hinggakan solat sering kutunda,
Al-Quran pun malas dibaca,
Lidahku kotor dengan kata-kata dusta,
Mata ini tak kujaga dari perkara dosa,
Telinga ini mendengar apa yang tak sepatutnya,
Kaki ini sering melangkah ke tempat lagha.

Ya Allah,
Jauh sekali diriku dengan peribadi kekasih-Mu,
Kau teladan terbaik bagi seluruh umat,
Ingin sekali aku mencontohi peribadimu, Rasulullah
Meskipun dirimu suci tanpa dosa,
Solat malam tidak pernah kau lupa,
Munajatmu di tengah malam jadi rutin harian,
Pengharapanmu pada Tuhan terlalu tinggi,
Sedang aku???
Seorang hamba yang penuh dosa....
Solat fardhu pun kurang dijaga,
Apatah lagi solat malam sepertimu, Ya Nabiyullah.

Sungguh,
Aku ingin berubah,
Menjadi seorang hamba-Mu yang taat,
Aku takut akan azab kubur,
Aku gerun dengan dahsyatnya neraka-Mu,
Dan kurindukan nikmat syurga.
Jadi,
Kupohon padaMu wahai Tuhan,
Campakkan ke dalam hati ini niat yang tulus,
Ingin sekali aku berdiri di hadapan-Mu dengan jiwa yang tunduk,
Ingin sekali aku rukuk pada-Mu dengan hati yang pasrah,
Dan ingin sekali ku sujud ke hadhrat-Mu dengan punuh kehambaan,

Ya Rahim,
Sucikan hatiku dari sifat munafik,
Sucikan amalku daripada riyak,
Sucikan lidahku daripada dusta dan mataku dari khianat,
Jadikanlah diriku seorang anak yang solehah,
Yang bisa mendamaikan hati Ummi dan Abiku,
Jadikanlah diriku seorang mukminat solehah,
Kerna mukminat solehah itu lebih cantik dari bidadari syurga.

Dan...
Kurniakan aku kesabaran untuk menunaikan ketaatan pada-Mu,
Anugerahkan aku kesabaran dalam meninggalkan maksiat pada-Mu,
Jadikanlah hati ini hati yang sentiasa mengingati-Mu,
Agar dapat ku miliki sekeping hati yang tenang,
Jauh dari hasad dengki dan kepalsuan dunia,
Hadirkanlah cintaku kepada-Mu mengatasi segalanya,
Agar Kau temukan hati yang terbaik buat diriku.

Moga dapat kukecapi, kebahagiaan yang hakiki,
Suatu hari nanti...
Amin....

Monday, 21 November 2011

*CANTIKNYA WANITA*

Cantiknya seorang wanita itu sebagai GADIS
Bukan karena merah kilauan lipstik
Pada bibir memekar senyuman kosmetik
Tetapi pada kepribadian terpelihara
Kelembutan kesopanan menghiasi jiwa

Cantiknya seorang wanita itu sebagai HAWA
Tidak karena bijak meruntuhkan iman kaum Adam
Sehingga turunkan insan ke dunia
Tetapi menjdi pembakar semangat pejuang agama
Menjadi penunjang perjuangan syuhada

Cantiknya seorang wanita itu sebagai ISTERI
Bukan hanya dalam rumahtangga
Tetapi sentiasa bersama
Menempuh badai disisi suami tercinta

Cantiknya seorang wanita itu sebagai IBU
Bukan terletak pada kebangkitan anak
Tetapi dibawah lembayung kejayaan
Membuai anak dikala suami menjalin impian

Cantiknya wanita itu sebagai MUSLIMAH
Bukan karena keindahan paras rupa
Sehingga menjadi fitnah
Tetapi berpegang Aqidah Solehah
Dibalik tirai jiwa
Menggenggam rindu kekasih pasrah di atas sajadah
Mengharap keredhaan kehidupan dunia akhirat. . .

Sunday, 20 November 2011

La TaHZaN

~✿..KESEDIHAN tidak selamanya menutup sinar KECERIAAN di hati dan KEBAHAGIAAN juga tidak selamanya BERTAKHTA di sanubari..usirlah keresahan, kekecewaan dan kehampaan yang memilukan dari terus mencengkam dan membelenggu hati..hadirkanlah rasa KEHAMBAAN kepada Allah dengan KEIMANAN yang sebenar agar segala kekusutan yang menyedihkan itu tersirna dari hati insani..✿~

"Setiap BENCANA yang menimpa di bumi ini dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah TERTULIS dalam kitab (Lauhul Mahfuz) sebelum kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah. Agar kamu tidak BERSEDIH HATI terhadap apa yang luput dari kamu dan tidak pula TERLALU GEMBIRA terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah TIDAK MENYUKAI setiap orang yang sombong dan membanggakan diri.”
(Surah Al-Hadid : 22-23)

>>> Jangan bersedih wahai hati, hidup ini lebih BERMAKNA jika dirimu mampu berdepan dengan masalah dunia dengan sebaiknya..usirlah sedih, usirlah sepi..hadirkanlah sinar di hati, bangkitkanlah kembali semangat dalam diri..ya Allah di saat ini, aku terlalu memerlukanMu di sisi..♥♥♥